Peneliti Menemukan Spesies Hiu Mini Bisa Menyala dalam Gelap
![]() |
| Hiu mini yang ditemukan di perairan Teluk Meksiko (Mark Grace/NOAA via CNN) |
taukah-anda.com - Washington DC - Peneliti menemukan spesies hiu mini berukuran panjang 14 sentimeter di Teluk Meksiko. Spesies baru ini menyimpan cairan cahaya bioluminesen pada kantung yang berada di belakang sirip, sehingga ikan ini terlihat berpendar di kegelapan samudera.
Seperti dilansir CNN, Selasa (23/7/2019), hiu mini yang diberi nama 'American Pocket Shark' atau 'Hiu Kantung Amerika' ini dilaporkan hanya berukuran 5,5 inch atau setara 14 cm.
Menurut kajian terbaru Tulane University, hiu mini ini merupakan jenis pertama untuk spesies ini yang ditemukan di perairan Teluk Meksiko, cekungan laut di area Samudra Atlantik yang sebagian besar dikelilingi benua Amerika Utara.
Diketahui bahwa hiu pada umumnya diketahui gemar mengintai dan mengendus mangsanya sebelum menyerang. Namun tidak demikian dengan hiu mini, yang disebut hanya perlu menyala di dalam kegelapan dan mangsa akan datang mendekat.
Dari penampilannya, hiu mini ini sama sekali tidak menakutkan seperti hiu lainnya. Hiu mini ini juga disebut sebagai spesies yang menakjubkan.
Para pakar kelautan tidak sengaja menemukan hiu jantan jenis kitefin yang masih remaja pada tahun 2010 lalu, saat sedang mempelajari paus sperma di perairan Teluk Meksiko. Namun hiu mini itu tidak lagi diamati hingga tahun 2013, saat peneliti dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Mark Grace, menemukan hiu mini di dalam kumpulan spesimen makhluk laut yang bercahaya.
Mark telah meneliti spesies ini bertahun-tahun. Habitat hiu kantung berada di kedalaman 330 meter dari permukaan laut. Meskipun sudah ditemukan pada Februari 2010, hiu kecil dengan nama latin mollisquama mississippiensis ini baru saja diklasifikasikan menjadi spesies hiu kantung baru.
“Cairan biolumnious berfungsi untuk menarik mangsa dan menghindari predator,” ucap Mark Grace ahli biologi dari Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA).
Cairan itu akan membantu untuk menarik perhatian mangsa, yang akan tertarik pada cahaya, sementara predator kecil ini -- yang tidak terlihat dalam kegelapan -- menyerang secara diam-diam
“Dalam sejarah ilmu perikanan, hanya ada dua jenis hiu kantung yang pernah ditemukan. Keduanya merupakan spesies yang berbeda dan berasal dari laut yang berbeda. Tapi keberadaan keduanya sama-sama langka,” katanya
Spesies hiu kantung pertama, mollisquama parini ditemukan di Samudera Pasifik dengan panjang 40 sentimeter pada tahun 1979. Namun baru dilaporkan keberadaannya pada tahun 1984, sampai akhirnya spesies terbaru ditemukan pada tahun 2010 di perairan Samudera Atlantik.
Para peneliti menggunakan gambar x-ray dengan teknologi CT scans tinggi sehingga dapat melihat perbedaan dua spesies ini. Mereka mendapatkan bantuan dari Fasilitas Radiasi Synchrotron Eropa (ESRF) di Prancis untuk mendapatkan pencahayaan X-ray yang lebih terang.
Kedua spesies memiliki kantung kecil yang memproduski cairan bioluminious dan bentuk tubuh yang serupa. Namun, spesies baru hiu kantung memiliki sedikit tulang belakang dan memiliki organ photophores yang membuat sekujur tubuhnya dapat menyala dalam gelap.
Organisme lautan yang menyala dalam gelap sebenarnya tidak termasuk unik. NOAA memperkirakan 90 persen makhluk laut yang hidup di perairan terbuka adalah jenis bioluminesensi -- yang bisa memendarkan cahaya. Meskipun penelitian terhadap makhluk laut di lautan dalam, jenis bioluminesensi sangatlah sedikit.
Menurut Smithsonian National Museum of Natural History, cahaya yang dikeluarkan organisme laut biasanya dipicu oleh reaksi kimia yang memancarkan energi ringan. Organisme memancarkan cahaya untuk menarik perhatian pasangannya, memperingatkan musuh untuk menjauh, atau, dalam banyak kasus, untuk mencari mangsa yang lebih kecil.
Teluk Meksiko merupakan tempat yang misterius bagi dunia penelitian. Baru-baru ini NOAA menemukan seekor cumi raksasa di teluk tersebut. Perairan Bumi yang luas membuat manusia belum mampu menjelajahi seluruh perairan dunia. Sehingga banyak spesies yang belum dapat teridentifikasi.
sumber : news.detik.com

Post a Comment for "Peneliti Menemukan Spesies Hiu Mini Bisa Menyala dalam Gelap"