Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kapal Karam Tertua di Dunia ditemukan Dalam Kondisi Utuh

Bangkai kapal dagang Yunani yang dinyatakan tertua di dunia ditemukan di dasar Laut Hitam. Bangkai kapal ini tertulis 400 Sebelum Masehi. Foto/Black Sea MAP/Ist

taukah-anda.com - LAUT HITAM - Sekelompk tim Arkeolog menemukan bangkai kapal tertua di dunia yang diketahui umat manusia dan ditemukan dalam kondisi utuh di Laut Hitam di lepas pantai Bulgaria. Bangkai kapal tertulis tahun 400 Sebelum Masehi (SM), yang artinya usianya sudah lebih dari 2.400 tahun.

Kepingan kecil dari bangkai kapal telah diambil untuk tes dan karbon. "Tertanggal 400 SM, menjadikannya bangkai kapal yang utuh tertua yang diketahui umat manusia," kata tim peneliti dari Proyek Arkeologi Maritim Laut Hitam (Black Sea MAP).

Tim peneliti dari Inggris, Bulgaria, Swedia, Amerika Serikat dan Yunani serta ilmuwam maritim menemukan bangkai kapal itu selama survei area dasar laut seluas lebih dari 2.00 kilometer persegi. Menurut tim arkeolog, temuan tersebut merupakan kapal perdagangan Yunani.

Eksplorasi mereka menemukan lebih dari 60 bangkai kapal, termasuk kapal dagang Romawi dan armada tempur Cossack abad 17.

Tim itu menghabiskan tiga tahun untuk menyisir kedalaman Laut Hitam dengan menggunakan sistem kamera khusus dalam air dengan sistem kendali jarak jauh. Kamera itu dapat memberikan gambar ultra definisi tinggi dari jarak lebih dari dua kilometer di bawah permukaan.


Air pada kedalaman lebih dari dua kilometer tersebut itu bebas oksigen, yang berarti bahwa bahan organik dapat dipertahankan selama ribuan tahun.

"Sebuah kapal, yang masih utuh, dari dunia Klasik, terletak di lebih dari dua kilometer di bawah permukaan, adalah sesuatu yang mungkin saya tidak akan pernah percaya," kata Profesor Jon Adams dari Universitas Southampton di Inggris selatan, yang menjadi peneliti utama proyek tersebut.

"Ini akan mengubah pemahaman kita tentang pembuatan kapal dan pelayaran di dunia kuno," katanya.

Helen Farr, seorang anggota tim proyek, mengatakan; "Kami memiliki beberapa kapal karam yang sebelumnya, tetapi yang satu ini benar-benar terlihat utuh."

"Proyek ini secara keseluruhan benar-benar melihat perubahan permukaan laut dan banjir di wilayah Laut Hitam...dan bangkai kapal adalah hasil sampingan yang menggemberikan dari itu," katanya kepada radio BBC, yang dilansir Rabu (24/10/2018).

Penemuan bangkai kapal tertua di dunia juga membuat kita semakin percaya bahwa suku kuno juga memiliki sistem pelayaran yang hebat.

Dr Kroum Batchvarov, anggota tim penelitian, menjelaskan kondisi kapal yang seolah terawetkan sempurna. Hal itu lantaran Laut Hitam tidak memiliki oksigen sehingga bahkan tulang ikan yang ada di meja makan masih ada dan bertahan sampai puing kapal ditemukan.

"Ini adalah temuan luar biasa yang baru pertama kali ada. Seluruh kapal masih memiliki tiang-tiang yang tegak berdiri, dengan kemudi ada di posisinya yang benar. Bahkan gulungan tali di buritan masih bertahan," kata Batchvarov.


Selain puluhan bangkai kapal, selama tiga tahun ekplorasi, mereka menemukan sisa-sisa pemukiman awal Zaman Perunggu di bawah air di dekat bekas pantai Laut Hitam.

Sebagai informasi, temuan ini merupakan bagian dari operasi skala besar yang disebut Proyek Arkeologi Maritim Laut Hitam (MAP) yang sejauh ini telah mengidentifikasi lebih dari 60 kapal yang tenggelam di Laut Hitam selama tiga tahun.

Selain mencari kapal karam, proyek ini juga melakukan pengamatan untuk perubahan permukaan laut di wilayah tersebut. Bagian dari pekerjaan itu termasuk menganalisis sisa-sisa bawah laut dari Zaman Perunggu awal di dekat Ropotamo, Bulgaria.

Proyek Laut Hitam adalah penyelidikan ilmiah bertahun-tahun yang didanai Julia and Hans Rausing Trust. Dengan total biaya sebesar 15 juta poundsterling, tim gabungan dari lembaga-lembaga internasional mengeksplorasi perubahan kondisi Laut Hitam.

Ekspedisi menggunakan teknik geofisika canggih yang memungkinkan para ilmuwan untuk melihat apa yang ada di dasar laut, serta kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh untuk memetakan dasar laut dan mengambil gambar tiga dimensi, dikutip dari laman Sky News.

sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Post a Comment for "Kapal Karam Tertua di Dunia ditemukan Dalam Kondisi Utuh"