Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Miliarder Yang Makin Kaya Saat Krisis Finansial 2009, Salah Satunya dari Indonesia Loh !

taukah-anda.com - Menjadi miliarder dunia pasti perlu ada pengorbanan dan risikonya. Ketika orang lain melihat krisis finansial tahun 2009 adalah sebuah ancaman, keempat sosok yang bakal kita bahas ini justru melakukan keputusan anti-mainstream dan sukses membuat mereka lebih kaya.

Peraturan tentang pengetatan kebijakan imigrasi, pemberlakuan tarif dagang terhadap barang China dan Foreign Direct Investment oleh Amerika Serikat menyebabkan hawa resesi dan krisis ekonomi di kuartal 3 tahun 2019 ini mulai terasa.

Beberapa pengamat juga khawatir kalau tahun 2020 nanti bakal menjadi puncaknya. Begitu seperti dikutip dari The Guardian.

Perang dagang antara pemerintah Amerika Serikat dan China sejak Donald Trump memimpin pada tahun 2016 memang mengkhawatirkan berbagai pihak. Tidak hanya antara kedua negara, dampaknya mungkin bakal terasa di seluruh negara di dunia.

Sebelumnya, dunia juga sempat mengalami krisis finansial pada tahun 2009 yang berdampak pada semua pebisnis, termasuk di Indonesia. Uniknya, di keadaan seperti itu mereka mampu kelaur untuk tetap survive.

Siapa saja miliarder dunia yang dimaksud? Yuk, kita lihat langsung Empat miliarder dunia yang berhasil meraup keuntungan tinggi saat krisis finansial tahun 2009, seperti dikutip dari Investopedia :

1. John Paulson


John Paulson merupakan seorang miliarder asal Amerika Serikat yang mendirikan perusahaan manajemen finansial saham bernama Paulson & Co pada tahun 1994.

Ketika terjadi krisis finansial di dunia pada tahun 2009, John Paulson Justru membeli saham Bank of America sebesar US$ 2,5 miliar dan US$ 100 juta di Goldman Sachs.

2. Jamie Dimon


Miliarder Kedua adalah Jamie Dimon yang sekarang ini menjabat sebagai CEO JP Morgan Chase.

Ketika krisis finansial melanda, milarder asal New York ini mengakuisisi perusahaan finansial Bear Stearns dan Washigton Mutual.

Jamie berhasil membeli Bear Stearns dengan harga sekitar US$ 10 atau setara Rp 140 ribuan per lembar sahamnya.

3. Warren Buffet


Nama miliarder Ketiga ini pasti udah kamu ketahui. Pasalnya, dia sekarang masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia menyaingi Bill Gates dan Jeff Bezos.

Ketika krisis finansial tahun 2008 sampai 2009, Warren Buffet memutuskan membeli saham di Goldman Sachs sebanyak US$ 5 miliar. Dia juga membeli saham perusahaan energi terkemuka General Electric seharga US$ 3 miliar.

4. Robert Budi Hartono dan Michael Hartono


Di posisi terakhir, ada miliarder asal Indonesia yang memiliki bisnis rokok Djarum dan bank BCA yakni Robert Budi Hartono dan Michael Hartono.

Harta kekayaan kedua orang terkaya di Indonesia ini pada periode krisis tahun 2009 ke 2010 naik dari US$ 7 miliar ke US$ 11 miliar.

Sampai hari ini, kekayaan kedua orang itu tercatat sudah menyentuh US$ 35 miliar lebih. Begitu seperti dikutip dari Okezone.com.

Itulah empat sosok miliarder dunia yang berhasil meraup keuntungan tinggi dari krisis finansial 2009 lalu. Meski tetap berhasil keluar survive sebagai miliarder, semoga krisis ekonomi gak terjadi lagi ya di masa mendatang! (Editor: Chaerunnisa)

sumber : moneysmart.id

Post a Comment for "Miliarder Yang Makin Kaya Saat Krisis Finansial 2009, Salah Satunya dari Indonesia Loh !"